Otak manusia memiliki kapasitas terbatas untuk tetap fokus dalam waktu lama. Setelah bekerja tanpa henti selama beberapa jam, kemampuan konsentrasi menurun dan produktivitas mulai terganggu. Memberikan waktu istirahat singkat kepada diri sendiri memungkinkan otak untuk “menyegarkan” kembali fokus dan daya pikir. Hanya dengan mengambil jeda 5–10 menit setiap 60–90 menit, kemampuan berpikir kreatif dan daya tangkap dapat meningkat secara signifikan.
Istirahat tidak berarti kehilangan waktu, melainkan investasi kecil untuk menjaga efektivitas kerja. Beberapa teknik sederhana seperti menutup mata sejenak, berjalan santai, atau melakukan latihan pernapasan dalam dapat membantu menurunkan ketegangan mental. Aktivitas ringan ini memberi sinyal pada sistem saraf untuk beralih dari mode “kerja intens” ke “relaksasi singkat,” sehingga otak dapat memulihkan energi dengan cepat.
Selain itu, jeda singkat membantu mengurangi risiko kelelahan mental yang sering terjadi pada pekerja modern. Ketika kita terlalu lama menatap layar, sistem visual juga membutuhkan waktu pemulihan. Melihat ke luar jendela, mengamati alam, atau sekadar mengalihkan pandangan selama beberapa menit dapat memberi efek menenangkan bagi otak. Dengan ritme kerja yang lebih seimbang, kita dapat menjaga produktivitas dalam jangka panjang tanpa mengorbankan kesehatan mental.
